Jelang Hajatan Anak Bupati, OPD di Bungo Diduga Diminta Iuran Jutaan Rupiah

Foto ilustrasi

JAMBIBEDA.ID, Muara Bungo – Kabar tak sedap mulai berhembus jelang hajatan Lek Ngundo Menantu anak Bupati Bungo, H Dedy Putra yang akan dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026 di Balai Adat Melayu Jambi Kabupaten Bungo. 

Beredar kabar, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bungo diduga dimintai iuran dalam jumlah yang tidak sedikit. Permintaan itu disebut-sebut dilakukan oleh oknum yang diduga sebagai utusan pihak tertentu.

Dari informasi yang dihimpun awak media, hampir seluruh OPD dikabarkan diminta menyetor dana dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp 6 juta hingga Rp 10 juta per OPD. 

Tak hanya itu, masing-masing OPD kabarnya juga diminta untuk mendirikan stand makanan di lokasi acara sebagai bentuk partisipasi.

Seorang pegawai dari salah satu OPD yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengaku bahwa pihaknya terpaksa memenuhi permintaan tersebut meskipun harus menggunakan dana internal.

“Iya bang, kami diminta iuran untuk acara anak bupati itu. Dinas kami dimintai Rp 6 juta, jadi kami iuran per bidang. Padahal di bidang kami ada uang kas yang kami kumpulkan, terpakso kami pakai untuk iuran itu,” ungkapnya, Sabtu, 2 Mei 2026.

Dikatakannya, pungutan yang dibebankan kepada setiap OPD ini cukup memberatkan, terutama bagi bidang-bidang yang memiliki keterbatasan anggaran operasional. 

“Pungutan ni sangat memberatkan, seperi suatu kewajiban, meskipun tidak ada surat resmi yang mendasarinya,” akunya.

Namun begitu, sumber mengaku tidak mengetahui secara pasti iuran yang dikumpulkan tersebut akan digunakan untuk apa.

“Kalau bahasonyo kami dak tau jugo. Tapi katonyo untuk pesta rakyat,” tuntasnya.

Sementara itu hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Bungo, Taufik Hidayat belum memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi via pesan WhatsApp. (tim)