Tiga Nama Diduga Bos PETI di Wilayah Bandara Muara Bungo Mencuat, Kasat Reskrim: Gaspol!

Tim gabungan TNI-Polri dan Pemda Bungo ketika menertibkan PETI di wilayah Bandara Muara Bungo, Jumat (24/5/2024). Foto/Ist

JAMBIBEDA.ID, Muara Bungo – Meski sudah beberapa kali ditertibkan oleh tim gabungan TNI-Polri dan Pemda Bungo, namun aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Bandara Muara Bungo tak kunjung berhenti.

Faktanya, dua hari setelah ditertibkan tim gabungan pada Jumat (24/5/2024) lalu, aktivitas penambangan emas ilegal itu kembali beroperasi.

Baca Juga: Sepekan Pasca Kunjungan Presiden Jokowi, Aktivitas PETI di Bungo Kembali Beroperasi 

Sayangnya, pelaku atau Bos utama pemain PETI di Dusun Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah, Bungo, Jambi belum berhasil ditangkap oleh pihak berwenang.

Belakangan, nama-nama diduga Bos PETI itu mulai mencuat ke permukaan. “Inisial S, N dan NM. Setau saya itu, Bang,” ungkap sumber kepada media ini, Senin 27 Mei 2024.

Menurut sumber, nama-nama tersebut sebenarnya bukanlah terduga pemain PETI kemarin sore khususnya di wilayah Bandara Muara Bungo. Bahkan, nama mereka sudah santer sejak beberapa tahun belakangan ini.

Baca Juga: Ratusan Massa Siap Berantas PETI di Sungai Telang Bungo

“Hebatnya ya gitu, mereka selalu aman-aman saja. Kalo cuma rakit dan dompeng saja yang dimusnahkan, saya pikir aktivitas ilegal ini akan terus berjalan,” ucapnya.

Sementara, Ketua LSM LIPPAN DKP Bungo Abunyani, turut menyoroti aktivitas tambang emas ilegal di Kabupaten Bungo yang cukup sulit diberantas, khusunya di seputaran wilayah Bandara Muara Bungo.

“Padahal di sana kan tempat lalu lalangnya pejabat pemerintah daerah maupun pejabat luar pemerintah, sementara aktivitas PETI justru menjamur sepanjang jalan menuju Bandara Muara Bungo,” ungkapnya.

Baca Juga: Tim Gabungan Tertibkan Aktivitas PETI di Sungai Telang Bungo

Kata dia, sulitnya aktivitas ilegal itu diberantas diduga karena dibekingi oknum-oknum tertentu, sehingga para pelaku PETI tak pernah gentar melancarkan aksinya.

“Kalau dugaan saya pasti ada yang bekingilah ya. Jika tidak begitu, tidak mungkin para pelaku PETI bebas beroperasi, di pinggir jalan pula,” ujarnya.

Abun sapaanya, juga mengapresiasi tim gabungan Ditreskrimsus Polda Jambi, Polres Bungo dan Kodim 0416/Bute yang sudah berhasil mengamankan 1 unit alat berat diduga digunakan untuk PETI di Dusun Sungai Telang, Bungo, Rabu 22 Mei 2024.

Baca Juga: Ratusan Massa Siap Berantas PETI di Sungai Telang Bungo

“Apresiasi setinggi-tingginya dari kami, tapi jangan cuma sebatas menahan alat beratnya saja, pemilik alat dan yang punya modal dalam aktivitas PETI juga harus diselidiki,” pintanya. 

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bungo AKP Febrianto dikonfirmasi terkait Bos pemain PETI di wilayah Bandara Muara Bungo, justru lebih memilih hemat bicara.

“Mau di gas lagi bang, mohon doanya ya. Gass pooll,” singkatnya via WhatsApp, Selasa 28 Mei 2024. (skm)

LEAVE A REPLY