Perkuat Sinergitas, Lapas Kelas IIB Muara Bungo Koordinasi dengan BNK, RSUD dan Puskesmas

JAMBIBEDA.ID, Muara Bungo – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi terus memperkuat sinergi lintas instansi dalam melaksanakan program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia (Kemenimipas) demi meningkatkan pemenuhan hak kesehatan serta kualitas pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Tiopan P. Situmorang selaku Kasi Binadik dan Giatja terus berupaya mewujudkan melalui serangkaian kegiatan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo, RSUD H. Hanafie Muara Bungo, Puskesmas Muara Bungo II, serta Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bungo yang dilaksanakan pada akhir Januari 2026.

Kasi Binadik dan Giatja Lapas Kelas IIB Muara Bungo melakukan koordinasi ke kantor BNK Bungo yang langsung disambut oleh Sekretaris BNK Bungo, Zainadi. Pertemuan ini membahas program penyuluhan dan edukasi bahaya narkoba bagi WBP sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan peredaran gelap narkoba di dalam Lapas Kelas II B Muara Bungo, serta kegiatan pembinaan mental dan karakter melalui aktivitas positif seperti ceramah keagamaan dan olah raga bersama.

Selanjutnya Kasi Binadik dan Giatja Lapas Kelas IIB Muara Bungo, melakukan kunjungan ke Puskesmas Muara Bungo untuk membahas pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi WBP, khususnya deteksi HIV dan Hepatitis C, serta pelaksanaan Posbindu bagi lansia yang dirangkaikan dengan senam lansia sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.

Dalam menggencarkan pelayanan kesehatan bagi WBP, Kasi Binadik dan Giatja Lapas Kelas IIB Muara Bungo mendatangi Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo yang diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo, dr. H. Safaruddin Matondang, M. PH. selaku Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Hanafie Muara Bungo. 

Pertemuan ini membahas percepatan akreditasi Klinik Lapas Kelas IIB Muara Bungo, layanan rujukan berobat WBP ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Hanafie Muara Bungo, serta pemeriksaan penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC), Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS), dan Hepatitis C bagi WBP.

Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bungo, Muhamad Kameily, menegaskan bahwa kerja sama dengan berbagai instansi ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran program pembinaan di dalam Lapas.

“Dukungan dari instansi terkait sangat membantu kami dalam menghadirkan layanan yang lebih baik bagi Warga Binaan, sehingga proses pembinaan dapat berjalan lebih efektif dan memberi dampak positif selama mereka menjalani masa pidana,” ujarnya.

Upaya kolaboratif ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat program pembinaan di Lapas Kelas IIB Muara Bungo. 

Dengan dukungan berbagai pihak, suasana pembinaan yang aman, kondusif, dan produktif dapat terus terjaga sehingga Warga Binaan memiliki bekal positif saat kembali ke tengah masyarakat. (jb)