JAMBIBEDA.ID, Muara Bungo – Sales Branch Manager (SBM) Fuel II Jambi di Pertamina Patra Niaga, Jason Paulinus diduga bermain kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Sumber media ini menyebutkan bahwa, pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ingin selalu mendapatkan kouta BBM bersubsidi seperti solar harus memberikan uang pelicin.
Bagi pihak SPBU yang tidak bersedia, kata sumber, bisa saja sampai beberpa hari tidak mendapatkan pasokan solar bersubsidi. Kalau pun dapat, itu cuma hanya 8 ribu liter.
“Jadi modusnya kuota titipan. Dimana nanti keuntungan tersebut harus dibagi. Jadi tidak heran ada beberapa SPBU yang selalu dapat solar bersubsidi dan sering mendapat kuota 16 ribu liter,” ujar sumber.
Terkait hal ini, Aliansi Peduli Bungo (APB) meminta Dirut Pertamina untuk segera mencopot Jason Paulinus dari jabatannya sebagai Sales Branch Manager (SBM) Fuel II Jambi di Pertamina Patra Niaga.
Rizki Ananda selaku ketua APB mengatakan bahwa permintaannya ini karena adanya dugaan penyalahgunaan jabatan oleh Jason Paulinus dalam mengatur kuota solar bersubsidi.
“Kami mendapatkan informasi dari salah satu pihak SPBU bahwa adanya dugaan permainan kuota oleh Jason Paulus. Untuk itu kami meminta agar Dirut Pertamina segera mencopot Jason Paulinus dari jabatannya,” pinta Rizki.
Tak hanya itu, Rizki juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut dugaan penyalahgunaan wewenang yang berujung tindak pidana korupsi ini.
“Kita meminta Polda Jambi atau Kejaksaan Tinggi Jambi untuk mengusut dugaan ini. Semoga saja APH dapat segera bertindak. Kami siap mengawal kasus ini,” sebutnya.
Kata Rizki, jika tidak ada penindakan terhadap Jason Paulinus, maka ia bersama APB akan melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Pertamina, Polda dan Kejati Jambi.
“Ini tidak hanya sekedar ancaman. Kami akan menggiring persoalan ini sampai selesai. Kami juga siap untuk menggelar aksi unjuk rasa ke kantor Pertamina dan Mabes Polri di Jakarta,” tutupnya.
Dikonfirmasi melalui telepon seluler terkait adanya dugaan permainan kuota BBM bersubsidi ini, Jason Paulinus enggan memberikan tanggapan. Selain tidak bersedia menerima telepon, Jason Paulinus juga tidak membalas pertanyaan yang diajukan melalui pesan WhatsApp. (tim)







