JAMBIBEDA.ID, Muara Bungo – Ratusan alat berat Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diduga masih terus beroperasi di Sungai Batang Pelepat, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo-Jambi.
Akibatnya, air Sungai Batang Pelepat menjadi keruh pekat dan tidak menutup kemungkinan sudah tercemar. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang terhadap kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Baca Juga: Diduga untuk PETI, Dua Unit Alat Berat Lolos Pantauan Polsek Pelepat Bungo
“Kalau hujan kami maklum, tapi ini tidak hujan, air tetap keruh. Hampir pasti dari aktivitas PETI di hulu sungai,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, seperti dikutip dari dutapers.com, Senin (26/1/2026).
Dia berharap Pemda Bungo dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan aktivitas PETI yang masih berlangsung. Selain penindakan, masyarakat juga meminta adanya solusi berkelanjutan agar kerusakan lingkungan tidak semakin meluas.
Baca Juga: Viral! Alat Berat PETI Beroperasi di Kampung Pedukoh Pelepat Bungo, Disebut Milik Yongli
“Kami juga gak tau pasti, tapi alat berat ini masuk ke Batu Kerbau Pelepat pakai uang payung (uang keamanan, red),” tandasnya. (tim)
