Bebasnya Tambang Emas Ilegal di Kawasan Bandara Muara Bungo: Dimana Tim Satgas PETI?

JAMBIBEDA.ID, Muara Bungo – Di balik suburnya aktivitas tambang emas ilegal di kawasan Bandara Muara Bungo, muncul berbagai pernyataan menarik: Di mana Tim Satgas PETI dan kenapa Bos PETI tak kunjung ditangkap?.

Pertanyaan ini muncul mengingat aktivitas tambang terlarang ini sudah berlangsung lama, namun penindakan dinilai belum benar-benar menyentuh Bos tambang dan pemilik lahan.

Dari pantauan di lapangan dengan menggunakan drone, terlihat puluhan rakit PETI menggunakan mesin Dongfeng beroperasi tidak jauh dari landasan pacu Bandara Muara Bungo.

Dari informasi yang dihimpun, ada beberapa nama yang disebut sebagai pemodal seperti Salim dan juga TLS yang disebut sebagai penyedia lahan PETI dengan skema bagi hasil.

Hendra salah satu pemuda meminta APH dan Pemda Bungo yang tergabung dalam Tim Satgas PETI untuk tidak tutup mata terkait aktivitas ilegal ini. Terlebih adanya dugaan keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN).

“APH tidak boleh diam. Semua pelaku PETI mulai dari pemodal, pemilik lahan hingga pekerja harus ditindak. Jangan sampai ada kesan tebang pilih dalam penindakan,” tegasya, Sabtu (7/3/2026).

Hendra juga meminta Pemda Bungo bersama melalui instansi terkait segera memberikan sanksi tegas kepada oknum ASN inisial TLS yang diduga sediakan lahan PETi tersebut. 

“Sebab informasinya yang kami rangkum, oknum PNS inisial TLS ini diduga menerima upeti 25% dari pelaku PETI,” katanya.

Hendra juga sangat menyayangkan, oknum PNS Bungo yang seharusnya ikut menjaga kelestarian lingkungan, justru malah diduga ikut terlibat dalam menyediakan lahan PETI.

“Anehnya pihak Pemerintah daerah dan APH belum melakukan penindakan terhadap oknum ASN yang diduga terlibat dalam aktivitas PETI. Padahal di daerah saja juga merupakan objek viral karena berdekatakan dengan Bandara Muara Bungo,” tuntasnya. (tim)