Diduga Jaringan Rahul, Toni Disebut Bebas Jual Narkoba di Kampung Lubuk Bungo

JAMBIBEDA.ID, Muara Bungo – Kampung Lubuk, Kelurahan Dusun Manggis, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo – Jambi kembali jadi sorotan publik. Selain para bandar besar belum berhasil ditangkap, aktivitas jual beli narkoba di sana disebut semakin bebas.

Teranyar, selain nama-nama seperti Rudi dan Ari Pelayang, kini muncul lagi nama Toni. Toni disebut-sebut bebas melakukan transaksi narkotika jenis sabu-sabu di Kampung Lubuk. 

“Toni ini merupakan kaki tangan dari terduga bandar bernama Rahul. Rahul ini sebelumnya juga pernah dihukum terkait kasus penyalahgunaan narkotika,” ungkap sumber, Selasa (02/06/2026).

Baca Juga: Ratusan DPO Kasus Narkoba di Bungo Tak Kunjung Ditangkap, Keseriusan APH Dipertanyakan

Baca Juga: Peredaran Narkoba Kian Bebas di Kampung Lubuk Bungo, Diduga Jaringan Rudi dan Ari Pelayang

Dikatakan sumber, bebasnya peredaran narkoba di Kampung Lubuk ini sebenarnya bukan jadi rahasia lagi. Rata-rata warga setempat juga sudah tau siapa saja bandar-bandar dan pengedar yang terlibat.

“Bagaimana mungkin tidak tahu, aktivitas jual beli sabu-sabu di sana sudah seperti pasar. Setiap hari selalu ramai dikunjungi, bahkan oleh orang luar kampung itu sendiri,” bebernya.

Selain dari jaringan terduga bandar Rahul, ada beberapa kaki tangan dari bandar narkoba besar yang sering menjalankan bisnis terlarang di Kampung Lubuk, salah satunya diduga bernama Rudi. Rudi sendiri disebut kaki tangan dari terduga bandar bernama Inal yang berdomisili di Lubuk Tanam.

“Rudi ini termasuk orang kepercayaan Inal. Dari Rudi barulah turun ke kaki tangan yang lain seperti Arya dan Pilot di Kampung Lubuk,” kata sumber.

Selain di Kampung Lubuk kata sumber, terduga Inal juga diduga punya kaki tangan lain di Lubuk Tenam dan Kampung Lereng, Kecamatan Bathin III. 

“Kalau di Lubuk Tenam kaki tangannya ada Ivan. Sedangkan di Kampung Lereng ada Angga dan Nando, termasuk di Tanjung Gedang ada DDG,” ujarnya.

Tak hanya terduga Inal, peredaran sabu-sabu di Kampung Lubuk diduga juga melibatkan bandar lain. Sumber mengatakan bahwa di sana juga santer nama Ari Pelayang.

“Sepengetahuan sayo di Kampung Lubuk jugo ado yang namonyo Pitok dan Hasan anak buah dari Ari Pelayang. Sementara di Sepunggur kaki tangannya bernama Fredi,” ungkapnya.

Masih dikatakan sumber, Ari Pelayang ini diduga merupakan anak buah dari terduga bandar Tom Pelayang. 

“Kami dengar dari Tom ini turun ke Ari Pelayang dan seterusnya turun ke kaki tangan yang lain” pungkasnya. (tim)