JAMBIBEDA.ID, Muara Bungo – Pemasangan spanduk larangan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sejumlah lokasi tambang emas ilegal di Kabupaten Bungo, sepertinya sama sekali tak membuat pelaku PETI takut.
Buktinya, hingga saat ini aktivitas PETI kembali beroperasi di sekitar SMA Rantau Pandan. Di sana, terpantau ada tiga alat berat yang sedang beroperasi.
Selain di Rantau Pandan, PETI juga makin menjadi di Pelepat Bungo. Berdasarkan laporan warga yang diterima media ini, alat berat PETI tampak memporak-poranda alam di Dusun Lubuk Telau, Pelepat.
Menurut sumber, alat berat yang beroperasi di Lubuk Telau tersebut diduga milik keluarga orang penting di Bumi Langkah Serentak Limbai Seayun.
“Kini kami minta Tim Satgas PETI Bungo benar-benar serius memberantas PETI. Jika tidak mampu, lebih baik bubarkan saja tim ini,” tegasnya, Selasa (27/1/2026).
Kata sumber, jika aktivitas PETI terus dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan Bungo ini akan segera dilanda bencana. Baik itu bencana banjir maupun longsor.
“Jangan tunggu alam menghukum kita karena perbuatan sejumlah orang-orang yang rakus tanpa memikirkan dampak kerusakan lingkungan serius,” pungkasnya. (tim)







