Peredaran Narkoba Kian Bebas di Kampung Lubuk Bungo, Diduga Jaringan Rudi dan Ari Pelayang

JAMBIBEDA.ID, Muara Bungo – Peredaran narkoba di Kampung Lubuk, Kelurahan Dusun Manggis, Kecamatan Bathin III, kian bebas. Di sana, kabarnya transaksi barang terlarang sudah dilakukan secara terang-terangan. 

Berdasarkan video berdurasi pendek yang diterima media ini, tampak sejumlah pemuda tengah asik mengkonsumsi sabu-sabu di tengah jalan yang berlokasi di Kampung Lubuk meskipun ada warga yang lewat.

Menurut AN (39) warga setempat, di lokasi tersebut memang kerap dijadikan tempat mengkonsumsi sabu sekaligus basecamp peredaran sabu-sabu.

Kata dia, ada beberapa kaki tangan dari bandar narkoba besar yang sering menjalankan bisnis terlarang di Kampung Lubuk, salah satunya diduga bernama Rudi. Rudi sendiri disebut kaki tangan dari terduga bandar bernama Inal yang berdomisili di Lubuk Tanam.

“Rudi ini termasuk orang kepercayaan Inal. Dari Rudi barulah turun ke kaki tangan yang lain seperti Arya dan Pilot di Kampung Lubuk,” ungkap sumber, Minggu, 10 Mei 2026.

Selain di Kampung Lubuk kata sumber, terduga Inal juga diduga punya kaki tangan lain di Lubuk Tenam dan Kampung Lereng, Kecamatan Bathin III. 

“Kalau di Lubuk Tenam kaki tangannya ada Ivan dan IL. Sedangkan di Kampung Lereng ada Angga dan Nando, termasuk di Tanjung Gedang ada DDG,” ujarnya.

Tak hanya terduga Inal, peredaran sabu-sabu di Kampung Lubuk diduga juga melibatkan bandar lain. Sumber mengatakan bahwa di sana juga santer nama Ari Pelayang.

“Sepengetahuan sayo di Kampung Lubuk jugo ado yang namonyo Pitok dan Hasan anak buah dari Ari Pelayang. Sementara di Sepunggur kaki tangannya bernama Fredi,” ungkapnya.

Masih dikatakan sumber, Ari Pelayang ini diduga merupakan anak buah dari terduga bandar Tom Pelayang. 

“Kami dengar dari Tom ini turun ke Ari Pelayang dan seterusnya turun ke kaki tangan yang lain” pungkasnya. (tim)