JAMBIBEDA.ID, Muara Bungo – PETI Lubang Jarum masih terus beroperasi di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo. Bahkan, tambang emas ilegal ini memiliki pengurus yang mengatasnamakan Forum Musyawarah Masyarakat Bukit Marayo.
Informasinya, pengurus Lubang Jarum ini juga diduga mengambil setoran puluhan juta dari pemilik Lubang Jarum. Setorannya bervariasi, dari 5 juta hingga 10 juta per bulan.
Ketua Pengurus Forum Musyawarah Masyarakat Bukit Marayo, Iskandar mengakui adanya setoran tersebut. “Kami belum begitu jelas kini. Lubang banyak tutup. Paling kuatnyo 5 juta (setoran per Lubang Jarum),” akunya Rabu, 27 Agustus 2025.
Baca Juga: Pjs Rio Dusun Baru Lubuk Mengkuang Akui Ada “Setoran” dari PETI Lubang Jarum
Baca Juga: Bantah Jadi Pengurus PETI Lubang Jarum, Agus Saputra: Itu Tidak Benar
Kata dia, bagian untuk sejumlah media (wartawan) pun juga sudah diatur oleh pihaknya dan diurus langsung oleh Rudi yang tak lain adalah keponakan Iskandar.
“Telpon be ponaan tu, Rudi. Jurusan kamu kan lah ado pakpak (bagian) masing-masing. Rudi tu pengurus tu. Dio sebagai untuk media dio yang apo galo, untuk yang lain ado pulak. Bagi-bagi kan,” katanya.
Sementara itu, Rudi ketika dikonfirmasi sama sekali tidak membantah jika dirinya lah yang mengurus untuk bagian sejumlah wartawan.
”Iyo bang, dak salah lagi. Itu betul sangat. Jadi selamo ini kan kito transisi, mengalihkan pengurusan baru,” akunya dikonfirmasi via panggilan WhatsApp, Kamis, 28 Agustus 2025.
“Jadi kepengurusan terbaru ini masuk setelah 17 (Agustus 2025), baru berjalan kemarin. Jadi setoran bulan ini sudah diambil Agus sebesar kemarin tu kalau tidak salah 70 juta. Itu lah ceritonyo,” tuntasnya. (skm)
