MUARA BUNGO – Langkah berani Pemerintah Kabupaten Bungo lewat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mencabut izin dan menutup tempat usaha hiburan malam Zeus, mendapat apresiasi dari salah satu aktivis Bungo, Ilham.
Menurut dia, tindakan tersebut memang sudah seharusnya diambil Pemda Bungo mengingat banyaknya tempat hiburan malam yang melanggar aturan: jam operasional malam, minol tanpa izin, hingga mengadakan Dj tanpa izin.
Namun di balik langkah tegas tersebut, Ilham mengingatkan agar Pemda Bungo jangan tebang pilih dalam melakukan penindakan terhadap tempat hiburan malam yang melabrak aturan secara terang-terangan.
“Penutupan Zeus secara permanen ini sangat saya apresiasi. Tapi ingat, jangan sampai ada tebang pilih dalam penindakan. Pemda Bungo harus tegak lurus menindak tempat hiburan malam yang melanggar aturan,” tegasnya, Sabtu (24/1/2026).
Ilham juga meminta Pemda Bungo segera mengambil tindakan terhadap tempat hiburan malam yang sampai hari ini masih melanggar aturan.
“Kinerja Pemda Bungo melalui OPD terkait selalu kami pantau. Dan jika memang tidak mampu menertibakan yang salah, lebih baik mundur saja dari jabatan,” katanya.
Di samping itu, Ilham mengaku sudah banyak mengantongi bukti-bukti tempat hiburan malam di Bungo yang melanggar aturan. Mulai dari tempat hiburan malam Picollos, Diamond Club, Antrix, Angel Love, Phoenix dan beberapa tempat hiburan malam lainnya.
“Saran saya tidak perlu lagi kompromi dengan pengusaha yang sudah tau salah tapi tetap masih melanggar. Pemda harus tegas. Saya tidak melarang siapa pun yang ingin berinvestasi di Bungo, tapi ikuti aturan,” tuntasnya. (tim)
