JAMBIBEDA.ID, Muara Bungo – PT Bungo Makmur Abadi (BMA), pabrik yang bergerak di bidang pengolahan brondolan kelapa sawit, ketahuan membuang limbah ke Sungai Batang Senamat.
Pembuangan limbah yang diduga berbahaya ini, awalnya diketahui oleh beberapa warga yang tengah mencari ikan beberapa waktu lalu.
Dalam video yang sempat diabadikan oleh warga, tampak limbah sisa pengolahan pabrik brondolan sawit ini mengucur deras dari kolam limbah menuju Sungai Batang Senamat melalui pipa besar.
Dari informasi tersebut, sejumlah awak media melakukan investigasi mendalam dan turun ke lokasi tempat pembuangan limbah tersebut pada Kamis, 23 April 2026.
Di sana, fakta mengejutkan terungkap. Awak media menemukan bahwa dari kolam limbah pabrik, terpasang pipa besi besar yang ditanam di tanah dan diarahkan langsung ke Sungai Batang Senamat.
Bau menyengat dan bekas pembuangan limbah masih tampak jelas. Limbah dengan kadar asam tinggi yang berwarna hitam pekat itu menguatkan dugaan bahwa sisa pengolahan brondolan sawit itu sangat berbahaya jika mencemari sungai dan merusak ekosistem.
Sementara itu, K salah satu warga setempat mengaku bahwa sejumlah masyarakat setempat mengalami gatal-gatal setelah mandi di Sungai Batang Senamat.
Dia menduga kondisi ini disebabkan oleh limbah pabrik PT BMA yang sengaja dibuang di Sungai Batang Senamat.
“Puluhan masyarakat termasuk ibu-ibu di sini yang biasa mandi dan mencuri pakaian di Sungai Batang Senamat sudah mengalami gatal-gatal bg. Kami rasa itu akibat dari limbah PT BMA,” akunya kepada wartawan, Rabu, 22 April 2026.
Hingga berita ini diterbitkan, Manajer Pabrik PT BMA Rudi Febrianto belum memberikan jabawan meskipun sudah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. (tim)

