JAMBIBEDA.ID, Muara Bungo – Suasana pagi hingga siang hari di Dusun Tebing Tinggi Uleh, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi mendadak riuh, Selasa, 2 Desember 2025.
Puluhan warga setempat yang didominasi mak-mak, menggerebek sejumlah rumah yang dicuriai sebagai rumah terduga bandar narkoba di Dusun Tebing Tinggi Uleh.
Aksi ini dimulai dari pagi pukul 10.00 WIB hingga siang siang. Informasinya, ada lima rumah yang digerebek. Di antaranya rumah Pik Kui dan Mardona.
“Iyo, aksi massa ini dipicu oleh video viral anak SD yang terpapar sabu-sabu di Kecamatan Tanah Tumbuh beberapa hari yang lalu,” ungkap DL, salah satu warga setempat.
Baca Juga: Gawat! Anak SD di Bungo Sudah Terpapar Sabu-sabu, Program Zero Narkoba Dinilai Gagal Total
Kata dia, massa sudah sempat menggerebek rumah Mardona dan Pik Kui. Namun, di dalam rumah tersebut tidak ditemukan Pik Kui dan Mardona.
“Rumah Mardona juga digerebek, tapi Mardonanya tidak ada. Termasuk rumah Pik Kui. Rumahnya memang sudah dimasuki oleh massa tapi Pik Kui tidak ada,” akunya.
Menurut DL, awalnya massa bergerak tanpa didampingi oleh pihak kepolisian. Setelah aksi massa mulai ramai, barulah pihak Polsek Tanah Tumbuh dan Satresnarkoba Polres Bungo datang.
“Awalnyo tidak (didampingi polisi). Habis itu baru datang polisi dari Polsek dan kemudian disusul oleh anggota dari narkoba Polres Bungo,” terangnya.
Dari aksi massa ini, satu orang atas nama Lia dikabarkan berhasil diamankan dan dibawa ke Polres Bungo.
“Ada satu orang yang dibawa ke Polres itu. Namanya Lia. Tapi katanya dia tidak berjualan (narkoba) lagi. Memang BBnya tidak ditemukan,” ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Tanah Tumbuh, Iptu Iqbal Harahap membenarkan hal ini. Hanya saja untuk informasi lebih lanjut, ia menyarankan untuk konfirmasi pada Kasat Narkoba.
“Benar, semuanya sudah dibawa ke Polres Bungo. Untuk informasi lengkapnya silakan konfirmasi pada Kasat Narkoba Bungo saja Iptu Riko Saputra,” ujar Iptu Iqbal Harahap melalui panggilan WhatsApp. (tim)
