
JAMBIBEDA.ID, Muara Bungo – Massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Bungo menggeruduk Mapolres Bungo, Jumat 18 Juli 2025.
Dalam orasinya, Miftahul Alwi meminta pihak kepolisian untuk Lawan Narkoba, Selamatkan Generasi. Mereka juga menyampaikan lima poin tuntutan.
Dimana poin pertama HMI mendesak aparat penegak hukum untuk menindak tegas bandar dan pengedar narkoba di Kabupaten Bungo tanpa pandang bulu.
Baca Juga: Terbukti! Satresnarkoba Polres Bungo Tahan Mobil Terdakwa Tanpa Dasar Hukum
Baca Juga: Jarang Tersentuh Hukum, Rio Pasar Lubuk Landai Minta Polisi Tindak Bandar Narkoba
Kedua, HMI meminta transparansi penanganan kasus narkoba, termasuk jika melibatkan oknum aparat atau pejabat daerah.
Ketiga, HMI menuntut pemerintah daerah untuk mengaktifkan program pencegahan narkoba di sekolah, kampus, dan masyarakat umum.
Baca Juga: Ditangkap Polisi, Terduga Bandar Narkoba di Bungo Dilepas Lagi
Baca juga: Proses Hukum Mad Tinggi Terduga Bandar Narkoba: Integritas Polisi, Jaksa dan Hakim Diuji!
Keempat, HMI mendorong peningkatan fasilitas rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba, bukan kriminalisasi korban.
Terakhir, HMI menyerukan penguatan kolaborasi antara pemda, BNNK, ormas, dan elemen masyarakat dalam program Bungo Bersih Narkoba.
Baca juga: Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi, Ansori Terduga Bandar Narkoba Akan Dijemput Paksa
Baca juga: Polisi Tangkap Kaki Tangan Safar, Diduga Bandar Narkoba di Bungo
Aksi HMI ini disambut baik oleh Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono. Ia mengajak masa HMI Cabang Bungo ini untuk audiensi di Aula Mapolres Bungo.
Dalam audiensi tersebut, Kapolres Bungo menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan itikad baik dari rekan-rekan HMI yang memilih jalur komunikasi terbuka dan damai dalam menyampaikan aspirasi.
Hal ini menurutnya menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi serta semangat intelektual dan tanggung jawab moral sebagai kontrol sosial.
Baca juga: Terkait Status Hukum Ansori, Ferdian Sebut Kasat Narkoba Polres Bungo Inkonsisten Berikan Keterangan
Baca juga: Hebat! DPO Bandar Narkoba Bebas Berkeliaran di Kota Muara Bungo
“Kami di kepolisian, khususnya Polres Bungo, senantiasa membuka ruang dialog seluas-luasnya. Kritik, saran, dan aspirasi dari masyarakat khususnya mahasiswa sebagai elemen strategis bangsa merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” terang Kapolres.
Menanggapi tuntutan massa aksi, Kapolres menegaskan bahwa Polres Bungo berkomitmen penuh untuk menindak tegas segala bentuk peredaran gelap narkoba, terutama yang melibatkan bandar dan pengedar.
“Tidak ada toleransi terhadap pelaku kejahatan narkotika. Kami menjamin bahwa penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu. Bahkan Polres Bungo termasuk yang paling aktif melakukan penindakan narkoba setiap hari,” tegasnya. (skm)