Soal Gedung PTM Bungo Sepi Pedagang, Begini Kata Presiden Jokowi

Presiden Jokowi ketika diwawancarai wartawan usai mengunjungi Pasar Muara Bungo. Foto/Ist

JAMBIBEDA.ID, Muara Bungo – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo turun langsung ke Pasar Atas Muara Bungo, Kamis (4/4/2024). Di sana, Jokowi meninjau kondisi pasar dan sejumlah harga sembako jelang lebaran Idul Fitri.

Pada kesempatan itu juga, orang nomor wahid di Indonesia ini turut mengomentari kondisi gedung Pasar Tradisional Modern (PTM) yang masih sepi dari pedagang. 

Kata dia, alasan pedagang enggan berjualan di dalam gedung PTM yakni karena kondisi di dalam gedung Pasar Muara Bungo tersebut gelap. Dia meminta Pasar Muara Bungo harus dilakukan perbaikan.

Baca Juga: H-1 Kunjungan Presiden RI, Pedagang di Gedung Pasar Tradisional Modern Bungo Masih Sepi

“Yang paling penting, Pasar Muara Bungo ini harus diperbaiki, sehingga pedagang ada di dalam (Gedung PTM),” katanya kepada wartawan.

“Kenapa mereka tidak mau ke dalam, karena di dalamnya gelap, sehingga perlu memang penataan yang nanti akan dilakukan oleh Pak Menteri PU. Saya sudah perintahkan tadi Pak Menteri PU, sehingga pedagangnya nyaman, pasarnya rapi, tempat parkir juga tersedia,” imbuhnya.

Baca Juga: Kirim Surat Tebuka, Presiden RI Diminta Tinjau Pasar Tradisional Modern, PETI, hingga Tambang Batu Bara di Bungo

Sebelumnya, sejumlah pedagang di dalam gedung PTM mengungkapkan keluh kesahnya. Salah satunya soal lapak di dalam gedung pasar yang enggan ditempati oleh pedagang.

“Sedih kami di dalam ini, sudah hampir 10 tahun kami masuk, kami tempati ini, cuma ada segelintir kami di dalam inilah, yang lain dak masuk lagi, dak mau,” ungkap FA (53) kepada wartawan, Senin (1/4/2024).

“Paling 20 persen lah (pedagang yang menempati gedung Pasar Tradisional Modern Bungo,” imbuhnya.

Baca Juga: Jelang Kunjungan Presiden RI, Puluhan Rakit Dompeng di Wilayah Bandara Muara Bungo Dibakar

Dia menjelelaskan alasan pedagang tidak mau berjualan di lapak gedung Pasar Tradisional Modern Bungo. Salah satunya karena lantainya licin.

“Awalnya karena keramiknya licin, lantainya keramik putih. Udah dua kali ganti ini (lantainya). Karena licin, trus renovasi, pas udah selesai, orangnya enggak mau masuk lagi,” jelasnya.

Besar harapannya, para pegadang yang berjualan di luar gedung Pasar Tradisional Modern Bungo segera ditertibkan. “Harapan kami ditertibkan lah kembali,” pintanya. 

Senada, Del pedagang lainnya juga menginginkan Pemkab Bungo tegas dalam menertibkan pedagang di Pasar Atas, agar semuanya berjualan di dalam gedung pasar yang sudah dibangun menggunakan dana puluhan miliar.

“Kalau sebenarnya lokasi pasar, kalau pemerintahnya tegas bisalah dimasukkan (pedagang ke dalam gedung pasar), pemerintah yang kurang tegas,” tegasnya. (skm)

LEAVE A REPLY